Ya Allah...
betapa besar nikmat kurniaanMu Ya Allah padaku...
mungkin aku bukan dari keluarga yang lengkap....
aku x punyai bapa disisi...
mungkin aku hampir lupa bagaimanakah kasihnya seorang bapa...
mungkin hati kecil ku pernah mengharapkan kasih seorang bapa
mungkin hati kecil pernah cemburu pada teman-teman yang punyai bapa
astaghfirullah...
tapi..itu dulu2..waktu fikiranku belom matang sepenuhnya
tapi..aku redha...pada setiap yg Engkau tentukan...
pasti ada hikmahnya...
aku sedar....
walaupun ku xpunyai seorang bapa disisi...
aku punyai seorang ibu...
seorang ibu yg tabah
yang tidak putus berusaha mencari rezeki halal demi anak-anaknya
dialah ibu yang menjaga kami dari saat kami masih lagi kemerahan hingga kini
ibu kaulah ratu hatiku..:)
sesungguhnya aku sangat bersyukur padaMu Ya Allah...
p/s:
egtla...tika dikau merasakan dirimu susah... masih ada lagi yg merana darimu...
Renungi dan redhalah terhadap ketentuan Allah SWT. Pasti tersingkap hikmah yang tersembunyi di sebalik setiap ujian-Nya. Bersabarlah duhai hati. Moga kita menjadi hamba yang redha dan diredhai-Nya.
sayangilah mereka
bagaimana plak ngan gambar nie??
ape perasaan korang tengok nie???
seorang wanita tua...
yang mungkin juga seorang ibu...
terpaksa bekerja keras...
begitu kental mengangkat beban sebegitu...
orang2 muda pun masih belum tentu mampu dan mahu...
di manakah anak2 si ibu tua ini?
di manakah mereka semua???
sedang mereka semua sibuk mengejar kenikmatan dunia...
si ibu tua ditinggalkan di pelosok kampong....
bersendirian....
inilah realiti kehidupan sekarang...
ramai yang mengabaikan kedua ibubapa mereka..
malah, ada juga yang menegakkan agama Allah tetapi dalam pada masa sama dia telah mengabaikan ibunda nya...masyaAllah...
semoga kita tidak tergolong dalam golongan ini....
nauzubillah...
sedangkan ini ada disebut dlm al-Quran:
"Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah (beribadah) selain Dia dan HENDAKLAH BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA IBUBAPA. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya telah sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah engkau mengatakan "Ah!" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu kepada keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah "Wahai Rabbku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidikku pada waktu kecil" (Surah al-Isra': 23-24)
aq juga mungkin anak yang x baik....
pernah ku ingkari kata mu ibu,
pernah ku merajuk dgn mu ibu,
mungkin lakuku ini pernah melukakan hati kecil mu....
aq mohon maaf ibu....
atas segala khilafku....
di dewasa ini....baru ku sedar, betapa cekalnya kau melayani
kerenah anak-anakmu yang pelbagai ragam...
sejak dari aq lahir....
merengek di buaian....
hinggalah sekarang...
di dewasa ini...
SubhanaAllah...
begitu hebat ciptaan Allah...
menciptakan hamba yg bergelar IBU....
nabi s.a.w bersabda:
"Hendaklah engkau tetap berbakti kepada ibumu kerana sesungguhnya syurga berada di bawah telapak kaki ibu" (Hadis Riwayat An-Nasae'i dengan sanad yang hasan)
-mohonlah ampun kepada Allah atas kesilapan kita, semoga Allah menetapkan kita menjadi anak yang soleh kepada kedua ibu bapa, dan menjadi muslim yang benar-benar mengikuti petunjuk dan sunnah Rasulullah sallahuaálaihiwassalam-
Imam Az-Zahabi r.h di dalam kitabnya al-Kabaair telah menulis sebuah puisi tentang pengorbanan seorang ibu kepada anaknya;
Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan seolah-olah sembilan tahun,
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir sahaja menghilangkan nyawanya,
Dia telah menyusuimu dari putingnya, dan dia hilangkan rasa mengantuknya kerana menjagamu,
Dia cuci kotoranmu dengan tangan kirinya, dia utamakan dirimu ke atas dirinya serta atas makanannya,
Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu,
Dia telah memberimu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar doktor yang mengubatimu,
Seandainya dipilih antara kehidupanmu dengan kematiannya dia akan meminta supaya kamu hidup! dengan suaranya yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik,
Dia selalu mendoakanmu dengan taufik, baik secara sembunyi mahupun terang-terangan,
Tatkala ibumu memerlukanmu disaat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga disisimu,
Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar,
Engkau puas dalam keadaan dia haus,
Engkau mendahulukan berbuat baik kepada isteri dan anakmu daripada ibumu,
Engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia perbuat,
Berat rasanya atasmu memeliharanya padahal itu adalah urusan yang mudah,
Engkau kira ibumu ada disisimu umurnya panjang, padahal umurnya pendek.
Engkau tinggalkan padahal dia tidak punya penolong selainmu,
Padahal Allah telah melarangmu berkata "Ah!" dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut,
Engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu,
Allah akan membalas di akhirat dengan dijauhkanmu dari Allah Rabbul Álamin.
(Akan dikatakan kepadanya)
"Yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tanganmu dahulu, dan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak pernah berbuat zalim kepada hamba-hambaNya"- Surah Al-Hajj: 10)
Ketahuilah wahai saudara-saudaraku, keredhaan Allah itu letaknya pada keredhaan ibubapa, ianya disebutkan didalam sebuah hadis yang bermaksud:
"Redha Allah tergantung kepada keredhaan ibubapa dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan ibubapa"
(HR Bukhari di dalam Adabul Mufrad -Sahih)
Semoga kita menjadi anak yang soleh, dan mendapat keredhaan ibubapa kita, dan seterusnya mendapat keredhaan Allah swt. Apakah yang lebih menggembirakan bagi seorang mukmin melainkan dia redha kepada Allah, dan Allah redha kepadanya, lalu dia dimasukkan ke dalam SyurgaNya di akhirat kelak, seperti firmanNya yang bermaksud,
"Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang redha dan diredhaiNya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaku, dan masuklah ke dalam syurgaKu" (Surah Al-Fajr: 27-30)
Ya Allah...jadikanlah aku hambaMu yang mampu berbakti kepada ibuku ini....